Kisah nyata ini berasal dari negri jiran yaitu bangladesh, kisah nyata ini kami dapat dari nara sumber yang sangatlah terpercaya
sebuah kisah nyata lahirnya seorang bayi dengan wujud yang sangat aneh akibat pernikahan dengan saudara sendiri.

bayi yang dia lahirkan merupakan bayi laki laki, namun ketika orang melihatnya, orang orang akan merasa aneh dan
takut, sungguh kasihan saya mendengar kisah ini, dan dokter memperkirakan umur bayinya hanya akan mencapai
umur 13tahun, wallhu’alam
Dari Kisah tersebut kita bisa menyimpulkan kenapa Allah Swt Melarang Menikahi Saudara Kita Sendiri Sebagai
Mana Allah Berfirman :
“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya
dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan
Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan
dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan
dari saudara perempuan ibumu.” (QS. Al-Ahzab: 50)
Wasalam Wallahu’Alam
sebuah kisah nyata lahirnya seorang bayi dengan wujud yang sangat aneh akibat pernikahan dengan saudara sendiri.
bayi yang dia lahirkan merupakan bayi laki laki, namun ketika orang melihatnya, orang orang akan merasa aneh dan
takut, sungguh kasihan saya mendengar kisah ini, dan dokter memperkirakan umur bayinya hanya akan mencapai
umur 13tahun, wallhu’alam
Dari Kisah tersebut kita bisa menyimpulkan kenapa Allah Swt Melarang Menikahi Saudara Kita Sendiri Sebagai
Mana Allah Berfirman :
“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya
dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan
Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan
dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan
dari saudara perempuan ibumu.” (QS. Al-Ahzab: 50)
Wasalam Wallahu’Alam